Yayasan Taman Rahmani Yogyakarta

Membangun Desa Mandiri Melalui Program Agro-Ekonomi di Gunungkidul: Dari Bibit Hingga Rupiah

Membangun Desa Mandiri: Dari Bibit Hingga Rupiah

“Tidaklah seorang Muslim menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung, manusia, atau hewan memakannya, kecuali itu menjadi sedekah baginya.” (HR. Bukhari & Muslim)

Semangat hadits di atas menjadi landasan utama Yayasan Taman Rahmani bersama warga Ngondel Wetan, Krambilsawit, Saptosari, dalam menanamkan “harapan” di tanah Gunungkidul. Bukan sekadar pohon peneduh, melainkan bibit unggul Jambu Citra yang insyaAllah akan menjadi sumber ekonomi baru bagi warga.

Program ini dirancang melampaui konsep charity (amal) konvensional. Kami menerapkan model Pemberdayaan Berkelanjutan untuk menjawab masalah klasik pertanian desa: ketidakpastian panen dan rendahnya harga jual.

Intervensi yang kami lakukan mencakup tiga fase krusial dengan didampingi langsung oleh relawan ahli kami, Bapak Sartono:

Fase Pra-Tanam: Penyediaan bibit buah berkualitas premium. Bpk Sartono tidak hanya mewakafkan bibit terbaiknya, tetapi juga memastikan varietas yang dipilih memiliki nilai ekonomi tinggi.

Fase Pertumbuhan: Pendampingan agrikultur intensif. Bpk Sartono berkomitmen menjadi mentor untuk teknik penanaman dan perawatan hingga pohon berbuah (estimasi ± 3 tahun).

Fase Pasca-Panen: Asistensi manajemen pemasaran. Kami menyiapkan strategi agar hasil panen nanti memiliki nilai tukar yang tinggi bagi petani.

Ini bukan lari cepat, ini adalah maraton perjuangan. Proses ini memerlukan waktu dan ketekunan. Namun, kami memegang teguh prinsip optimisme sebagaimana sabda Nabi ﷺ:

“Jika terjadi hari kiamat sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya, maka tanamlah.” (HR. Bukhari)

Kami mohon doa sahabat semua, agar ikhtiar menanam ini Allah ridhoi hingga berbuah manis — baik buah jambunya, maupun buah kemandirian ekonominya.

#YayasanTamanRahmani #AgroEkonomi #PemberdayaanUmat #PetaniBerdaya #IslamRahmatanLilAlamin